ekonomi
JAKARTA, KOMPAS.com — Redaktur Regional Oxford Business Group, Paulius Kuncinas, menyebutkan, perdagangan akan menjadi penyumbang terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.
Ia menuturkan, berdasarkan informasi ekonom Citi, total volume perdagangan global akan mencapai 112 triliun dollar AS pada tahun 2030. Sekarang ini, volume perdagangan masih sekitar 37 triliun dollar AS. Menurut Paulius, negara-negara berkembang Asia akan mendapatkan manfaat yang terbesar dari peningkatan volume perdagangan dunia. Manfaat yang lebih juga akan didapatkan negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, seiring dengan hubungan dagang yang kian dalam dan integrasi rantai pasok regional. "Proses ini sudah terlihat dalam industri otomotif dan akan berkembang segera ke jasa dan pertanian," tuturnya.
Untuk diketahui saja, menurut Bank Indonesia, sekarang ini sumber pertumbuhan utama Indonesia masih ditopang oleh permintaan domestik yang didukung oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang kuat. Kuatnya konsumsi rumah tangga ditopang oleh perbaikan daya beli dan keyakinan konsumen yang membaik seiring dengan terkendalinya inflasi. Sementara itu, pertumbuhan ekspor diperkirakan melambat seiring dengan perlambatan ekonomi global.


0 komentar:
Posting Komentar